Close

Putin Diserang 91 Drone, Rusia Siapkan Balasan ke Nato Ukraina

Putin Diserang 91 Drone, Rusia Siapkan Balasan ke Nato Ukraina
  • PublishedJanuari 1, 2026

Rusia Sebut Ukraina Luncurkan 91 Drone Serang Kediaman Vladimir Putin |  kumparan.com
ondailyread Ketegangan geopolitik antara Rusia, Ukraina, dan aliansi Barat kembali memanas setelah kediaman Presiden Rusia Vladimir Putin di laporkan menjadi sasaran.

dengan Presiden Putin di kabarkan menyiapkan balasan mematikan terhadap pihak-pihak yang di anggap bertanggung jawab, termasuk Ukraina dan NATO.

Serangan Drone Picu Alarm Keamanan Tingkat Tinggi

Menurut laporan sejumlah media internasional, serangan drone tersebut berhasil di halau oleh sistem pertahanan udara Rusia. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini dianggap sebagai eskalasi serius, mengingat target serangan disebut berada di sekitar wilayah yang berkaitan dengan keamanan kepala negara.

Otoritas Rusia menyebut serangan ini sebagai bentuk provokasi besar yang berpotensi menyeret konflik ke level yang lebih berbahaya. Aparat keamanan Rusia langsung meningkatkan status siaga dan memperketat pengamanan di berbagai fasilitas strategis.

Putin Tuduh NATO Terlibat Secara Tidak Langsung

Dalam pernyataan kerasnya, Vladimir Putin menuding bahwa Ukraina tidak bertindak sendiri. Ia menyiratkan adanya dukungan intelijen, teknologi, dan persenjataan dari NATO, yang menurutnya membuat konflik semakin mendekati perang terbuka antara Rusia dan Barat.

“Kami tidak akan tinggal diam menghadapi ancaman terhadap kedaulatan dan keselamatan negara,” ujar Putin dalam pernyataan yang di kutip media Rusia. Ia menegaskan bahwa Rusia memiliki hak penuh untuk membalas dengan kekuatan maksimal.

Ancaman Balasan Mematikan

Kremlin menyatakan Rusia tengah menyiapkan respons militer berskala besar sebagai bentuk pembalasan. Ancaman ini mencakup serangan presisi terhadap target militer strategis Ukraina, serta kemungkinan peningkatan tekanan terhadap negara-negara NATO yang dinilai terlibat.

Para analis menilai pernyataan Putin sebagai sinyal bahwa Rusia siap menaikkan intensitas konflik, baik melalui operasi militer langsung maupun serangan strategis non-konvensional.

Dunia Internasional Waspada

Insiden ini langsung memicu kekhawatiran global. Sejumlah negara menyerukan penahanan diri agar konflik tidak berkembang menjadi perang terbuka antara kekuatan besar dunia. NATO sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait tudingan Rusia, namun menegaskan kembali dukungannya terhadap Ukraina.

Pengamat hubungan internasional menyebut situasi ini sebagai salah satu titik paling rawan sejak konflik Rusia–Ukraina dimulai. Serangan terhadap area yang dikaitkan dengan pemimpin negara dinilai bisa menjadi garis merah yang berujung pada eskalasi tak terkendali.

Ancaman Stabilitas Global

Dengan meningkatnya tensi antara Rusia dan NATO, dunia kini menghadapi risiko krisis keamanan global yang lebih luas. Harga energi, stabilitas ekonomi, hingga keamanan kawasan Eropa Timur berpotensi terdampak jika konflik semakin memburuk.

Serangan drone terhadap kediaman Putin menjadi simbol betapa rapuhnya situasi geopolitik saat ini. Dunia internasional kini menanti langkah Rusia berikutnya, sembari berharap konflik tidak berubah menjadi konfrontasi berskala global.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *