Close

Kim Jong Un Tuduh Israel sebagai “Proyek Teror Buatan AS

Kim Jong Un Tuduh Israel sebagai “Proyek Teror Buatan AS
  • PublishedDesember 25, 2025

Ri Pyong Chol, demoted last year for 'grave incident,' returns to power | NK PRO
ondailyread Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, kembali menarik perhatian dunia internasional setelah melontarkan pernyataan keras terhadap Israel. Dalam pidato terbarunya, Kim menyebut Israel sebagai “proyek teror buatan Amerika Serikat”, sebuah tuduhan yang langsung memicu reaksi luas .

Pernyataan ini datang di tengah situasi global yang masih memanas akibat konflik di Timur Tengah dan meningkatnya ketegangan

Isi Pernyataan Kim Jong Un

Dalam pernyataannya, Kim Jong Un menuding bahwa:

  • Israel berperan sebagai alat kepentingan geopolitik Amerika Serikat

  • Kebijakan militer Israel di nilai menciptakan ketidakstabilan regional

  • AS dianggap sebagai pihak utama yang mendukung dan melindungi tindakan Israel di panggung internasional

Menurut Korea Utara, dukungan militer dan politik AS terhadap Israel memperparah konflik dan memperluas dampaknya ke kawasan global.


Reaksi Dunia Internasional

Pernyataan tersebut segera mendapat sorotan luas:

  • Amerika Serikat dan sekutunya menilai tuduhan Kim Jong Un sebagai propaganda politik

  • Negara-negara netral dan pengamat internasional melihat pernyataan ini sebagai upaya Korea Utara memperkuat posisi anti-AS

  • Sebagian negara berkembang menilai komentar Kim mencerminkan sentimen global yang kritis terhadap dominasi geopolitik Barat

Meski tidak langsung diikuti tindakan militer, retorika ini dianggap berpotensi memperkeruh hubungan internasional.

Motif Politik di Balik Pernyataan

Analis menilai, pernyataan Kim Jong Un memiliki beberapa tujuan:

  1. Menunjukkan solidaritas politik dengan pihak-pihak yang berseberangan dengan AS

  2. Mengalihkan perhatian internasional dari isu internal Korea Utara

  3. Mempertegas posisi ideologis Korea Utara sebagai penentang dominasi Barat

Langkah ini juga sejalan dengan sikap Pyongyang yang selama ini konsisten mengkritik kebijakan luar negeri Amerika Serikat.


Dampak Terhadap Stabilitas Global

Walau bersifat retorika, pernyataan keras seperti ini:

  • Dapat meningkatkan tensi diplomatik

  • Memperdalam polarisasi geopolitik dunia

  • Menunjukkan bahwa konflik regional kini berdampak global

Situasi ini menegaskan bahwa hubungan internasional saat ini berada dalam kondisi rapuh dan mudah memanas akibat pernyataan politik tingkat tinggi.

Kesimpulan

Tuduhan Kim Jong Un terhadap Israel sebagai “proyek teror buatan AS” bukan sekadar pernyataan biasa, melainkan cerminan dari konflik ideologis dan geopolitik global yang semakin tajam. Dunia kini menunggu apakah pernyataan ini hanya akan berhenti sebagai retorika politik, atau berkembang menjadi dinamika baru dalam hubungan internasional.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *